12 Maret 2025, Kita semua tau bahwa teknologi berkembang dari waktu ke waktu, bahkan dari detik ke detik penemuan baru selalu ada di seluruh dunia. Hampir semua orang pun sudah menjadi pengguna teknologi terutama internet. Internet pun sudah menjadi hal yang mudah diakses, dari anak-anak, remaja, orang dewasa, bahkan lansia pun saat ini bisa mengakses & mengoperasikan internet ini. Sayangnya, banyak orang masih kurang menyadari betapa pentingnya data diri, terutama akun email, nomor ponsel pribadi dan data diri lainnya. Di sini kita akan membahas peran penting dari akun email, nomor ponsel pribadi dan data diri lainnya, juga risiko yang bisa terjadi jika tidak dikelola dengan baik.
<!-- [if !supportLists]-->1. <!--[endif]-->Fungsi Akun Email, Nomor HP, & Data Diri dalam Kehidupan Digital
<!-- [if !supportLists]-->a. <!--[endif]-->Akun Email
Akun email ini merupakan identitas yang sering sekali digunakan untuk mengakses berbagai layanan digital, seperti media sosial, perbankan, bahkan untuk mendaftar pekerjaan. Email juga menjadi salah satu alat komunikasi formal dan profesional yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan rekan kerja, klien, dan hal apapun secara resmi. Selain itu email juga menjadi pusat verifikasi dan pemulihan akun, sehingga jika kita kehilangan akses ke dalam email pribadi kita bisa saja kehilangan semua akses ke layanan digital yang pernah kita daftar menggunakan email pribadi.
<!-- [if !supportLists]-->b. <!--[endif]-->Nomor Ponsel Pribadi
Untuk menggunakan internet seringkali kita memerlukan provider yang menyediakannya, oleh karena itu kita pasti membeli simcard & tentu saja itu memiliki nomor ponsel. Nomor ponsel ini seringkali menjadi sarana komunikasi utama seperti telepon & SMS terutama untuk orang dewasa & lansia di jaman ini. Sedangkan untuk gen milenial & gen z nomor ponsel seringkali digunakan untuk mendaftar layanan digital seperti email tadi. Selain itu, nomor ponsel juga sering digunakan untuk metode pengamanan layanan digital seperti untuk menerima OTP(One Time Password) & otentikasi dua faktor. Dalam perbankan digital, nomor ponsel ini juga digunakan untuk transaksi dan verifikasi akun, hal itu membuat nomor ponsel sangat vital bagi beberapa layanan digital.
<!-- [if !supportLists]-->c. <!--[endif]-->Data Diri
Data diri ini juga banyak jenisnya, namun yang akan kita bahas adalah data diri di dalam KTP, KK & Akta Kelahiran. Dalam ketiganya pasti dimuat data diri seperti nama, nomer induk (NIK & Nomor KK), alamat, dll. Hal tersebut sering kali menjadi informasi untuk keperluan administratif, baik di dalam administrasi pemerintahan, perbankan, maupun layanan digital. Di dalam dunia perbankan entah itu digital maupun non-digital nomor induk menjadi validasi terhadap penggunanya, jadi jika nomor induk ini juga salah satu hal yang sangat vital di dalam dunia digital.
<!-- [if !supportLists]-->2. <!--[endif]-->Risiko Jika Akun Email, Nomor HP, & Data Diri Disalahgunakan
Dengan semakin berkembangnya teknologi, ancaman terhadap data pribadi juga semakin meningkat. Jika akun email, nomor HP, atau data diri jatuh ke tangan yang salah, berbagai risiko dapat terjadi.
<!-- [if !supportLists]-->· <!--[endif]-->Penyalahgunaan Identitas (Identity Theft): Data pribadi yang bocor bisa digunakan oleh penipu untuk membuat akun palsu atau melakukan transaksi ilegal atas nama korban.
<!-- [if !supportLists]-->· <!--[endif]-->Kehilangan Akses Akun: Jika akun email atau nomor HP diretas, pengguna bisa kehilangan akses ke akun digital mereka, termasuk media sosial dan layanan perbankan.
<!-- [if !supportLists]-->· <!--[endif]-->Penipuan dan Penyalahgunaan Finansial: Data yang dicuri bisa digunakan untuk transaksi ilegal, seperti mencuri saldo e-wallet atau mengajukan pinjaman online atas nama korban.
<!-- [if !supportLists]-->· <!--[endif]-->Serangan Spam & Phishing: Informasi pribadi yang tersebar bisa menyebabkan korban menerima email atau pesan berbahaya yang mencoba mencuri informasi lebih lanjut atau menyebarkan malware.
3. Cara Melindungi Akun Email, Nomor HP, & Data Diri
Untuk menghindari berbagai risiko di atas, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk melindungi akun email, nomor HP, dan data diri kita:
- Gunakan kata sandi yang kuat dan unik: Hindari penggunaan kata sandi yang mudah ditebak, seperti tanggal lahir atau kombinasi angka sederhana.
- Aktifkan otentikasi dua faktor (2FA): Gunakan fitur ini di semua layanan yang mendukung untuk menambahkan lapisan keamanan ekstra.
- Jangan membagikan data pribadi sembarangan: Hindari mengunggah atau membagikan informasi pribadi di media sosial atau situs yang tidak terpercaya.
- Waspadai email atau pesan mencurigakan: Jangan pernah mengklik tautan atau mengunduh lampiran dari email yang mencurigakan, karena bisa jadi itu adalah upaya phishing.
- Gunakan layanan keamanan tambahan: Menggunakan password manager untuk menyimpan kata sandi dengan aman dan mengenkripsi data penting dapat membantu melindungi informasi pribadi dari akses tidak sah.
img: https://bit.telkomuniversity.ac.id/wp-content/uploads/2023/12/Memahami-Apa-Itu-Cybersecurity-hingga-Manfaatnya-Untuk-Bisnis.jpg
-Sijon, powered by openAI(ChatGPT)